Masyarakat Apresiasi, Kader FKPPI Turun ke Jalan Sukarela Bantu Tata Parkir dan Urai Kemacetan Tanjung Morawa

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 15:52 WIB

50599 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG
Ketika kemacetan dan parkir semrawut kerap memantik emosi hingga nyaris berujung baku hantam, para kader Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) justru memilih turun ke jalan.

Tanpa upah, tanpa fasilitas, mereka menata parkir kendaraan di kawasan Tanjung Morawa demi satu tujuan: ketertiban dan kenyamanan bersama.

Langkah sukarela itu disambut antusias oleh masyarakat pengguna jasa parkir. Bukan tanpa alasan. Selama ini, parkir di emperan toko dan pinggir jalan kerap menjadi sumber masalah, kendaraan bersenggolan, kaca spion hilang, kecelakaan saat hendak keluar parkir, hingga cekcok antar pemilik kendaraan yang nyaris berujung kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sering mendapati pemilik kendaraan hampir baku hantam karena parkir sembarangan. Karena itulah kami berinisiatif membantu keamanan dan ketertiban. Alhamdulillah, masyarakat menerima dengan baik,” ujar salah satu kader FKPPI di lokasi.

Tak hanya menata parkir, para relawan juga kerap membantu kendaraan mogok, mendorong mobil yang tak bisa distarter, hingga menjaga kendaraan masyarakat selama mereka berbelanja.

Aksi kemanusiaan itu melahirkan simpati mendalam dari masyarakat.

Sebagai bentuk terima kasih, sejumlah pengguna parkir dengan sukarela memberikan uang receh sekadar untuk membelikan air minum bagi para relawan yang berjibaku di bawah terik matahari.

Namun niat tulus itu justru memunculkan persoalan baru.Sebagian pemilik toko, ritel, dan swalayan dilaporkan melarang masyarakat memberikan bantuan sekecil apa pun kepada relawan FKPPI.

Larangan itu menuai kekecewaan dan dinilai mencederai rasa keadilan sosial.

“Mereka para pemilik toko jangan melarang orang-orang yang berinisiatif membantu keamanan dan menata parkir kendaraan kami. Memangnya kalau ada kendaraan kami hilang atau rusak, pemilik toko peduli dengan nasib kami?” tegas Pak Wahab, pengendara Yamaha XSR, dengan nada kecewa.

Nada serupa juga disampaikan Sri Wahyuni, pengendara Honda Vario. Ia mengaku kini merasa jauh lebih aman meninggalkan kendaraannya sejak ada relawan parkir FKPPI.

“Kami tidak pernah diminta bayaran. Tapi wajar dong kalau kami ingin membelikan air minum. Kendaraan kami dijaga, kami merasa aman,” ujarnya.

Pengguna kendaraan roda empat pun mengamini hal tersebut. Seorang pemilik Mitsubishi Xpander BK 12XX XXX mengaku, tanpa kehadiran relawan, parkir di badan jalan justru kerap memicu kemacetan dan pertengkaran.

“Kalau tidak ada mereka, pasti ribut. Sekarang arus lalu lintas lancar, emosi juga reda,” katanya.

Fenomena ini menyingkap ironi di tengah masyarakat: ketika relawan bekerja dengan niat tulus menjaga ketertiban, justru muncul pembatasan dari pihak-pihak yang seharusnya ikut bertanggung jawab atas kenyamanan lingkungan usahanya.

Aksi FKPPI di Tanjung Morawa kini bukan sekadar soal parkir, tetapi telah menjadi simbol kepedulian sosial.

Peran relawan FKPPI dinilai menjadi potret nyata kepedulian sosial sekaligus cerminan semangat gotong royong yang mulai langka di tengah padatnya aktivitas masyarakat perkotaan.(red)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Terima Penghargaan Atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 Ombudsman RI
Lapas Sibolga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga Gelar Penyuluhan Hanta Virus dan Skrining Kesehatan Warga Binaan
Pererat Sinergitas, Kepala KPLP Lapas Binjai Rudi Sembiring Sambut Hangat Kunjungan Wartawan di Sela Pantauan Blok Hunian
Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial
Jembatan Bailey Diresmikan Pangdam I/BB, Harapan Baru bagi Mobilitas dan Ekonomi Warga Tarutung
Kodam I/BB Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Publikasi Program TNI untuk Masyarakat
Askani dan Abd. Rahim Lubis Divonis Bebas, Tim Penasihat Hukum Apresiasi Majelis Hakim
Ratusan Buruh PT Sidojadi Mogok Kerja, SPSI Sergai Desak Pemenuhan Hak dan Perlindungan Pekerja

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:04 WIB

Lapas Sibolga Terima Penghargaan Atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 Ombudsman RI

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:52 WIB

Lapas Sibolga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga Gelar Penyuluhan Hanta Virus dan Skrining Kesehatan Warga Binaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:29 WIB

Pererat Sinergitas, Kepala KPLP Lapas Binjai Rudi Sembiring Sambut Hangat Kunjungan Wartawan di Sela Pantauan Blok Hunian

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:57 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:04 WIB

Jembatan Bailey Diresmikan Pangdam I/BB, Harapan Baru bagi Mobilitas dan Ekonomi Warga Tarutung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

Askani dan Abd. Rahim Lubis Divonis Bebas, Tim Penasihat Hukum Apresiasi Majelis Hakim

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ratusan Buruh PT Sidojadi Mogok Kerja, SPSI Sergai Desak Pemenuhan Hak dan Perlindungan Pekerja

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:54 WIB

HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti

Berita Terbaru