Masyarakat Apresiasi, Kader FKPPI Turun ke Jalan Sukarela Bantu Tata Parkir dan Urai Kemacetan Tanjung Morawa

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 15:52 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG
Ketika kemacetan dan parkir semrawut kerap memantik emosi hingga nyaris berujung baku hantam, para kader Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) justru memilih turun ke jalan.

Tanpa upah, tanpa fasilitas, mereka menata parkir kendaraan di kawasan Tanjung Morawa demi satu tujuan: ketertiban dan kenyamanan bersama.

Langkah sukarela itu disambut antusias oleh masyarakat pengguna jasa parkir. Bukan tanpa alasan. Selama ini, parkir di emperan toko dan pinggir jalan kerap menjadi sumber masalah, kendaraan bersenggolan, kaca spion hilang, kecelakaan saat hendak keluar parkir, hingga cekcok antar pemilik kendaraan yang nyaris berujung kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sering mendapati pemilik kendaraan hampir baku hantam karena parkir sembarangan. Karena itulah kami berinisiatif membantu keamanan dan ketertiban. Alhamdulillah, masyarakat menerima dengan baik,” ujar salah satu kader FKPPI di lokasi.

Tak hanya menata parkir, para relawan juga kerap membantu kendaraan mogok, mendorong mobil yang tak bisa distarter, hingga menjaga kendaraan masyarakat selama mereka berbelanja.

Aksi kemanusiaan itu melahirkan simpati mendalam dari masyarakat.

Sebagai bentuk terima kasih, sejumlah pengguna parkir dengan sukarela memberikan uang receh sekadar untuk membelikan air minum bagi para relawan yang berjibaku di bawah terik matahari.

Namun niat tulus itu justru memunculkan persoalan baru.Sebagian pemilik toko, ritel, dan swalayan dilaporkan melarang masyarakat memberikan bantuan sekecil apa pun kepada relawan FKPPI.

Larangan itu menuai kekecewaan dan dinilai mencederai rasa keadilan sosial.

“Mereka para pemilik toko jangan melarang orang-orang yang berinisiatif membantu keamanan dan menata parkir kendaraan kami. Memangnya kalau ada kendaraan kami hilang atau rusak, pemilik toko peduli dengan nasib kami?” tegas Pak Wahab, pengendara Yamaha XSR, dengan nada kecewa.

Nada serupa juga disampaikan Sri Wahyuni, pengendara Honda Vario. Ia mengaku kini merasa jauh lebih aman meninggalkan kendaraannya sejak ada relawan parkir FKPPI.

“Kami tidak pernah diminta bayaran. Tapi wajar dong kalau kami ingin membelikan air minum. Kendaraan kami dijaga, kami merasa aman,” ujarnya.

Pengguna kendaraan roda empat pun mengamini hal tersebut. Seorang pemilik Mitsubishi Xpander BK 12XX XXX mengaku, tanpa kehadiran relawan, parkir di badan jalan justru kerap memicu kemacetan dan pertengkaran.

“Kalau tidak ada mereka, pasti ribut. Sekarang arus lalu lintas lancar, emosi juga reda,” katanya.

Fenomena ini menyingkap ironi di tengah masyarakat: ketika relawan bekerja dengan niat tulus menjaga ketertiban, justru muncul pembatasan dari pihak-pihak yang seharusnya ikut bertanggung jawab atas kenyamanan lingkungan usahanya.

Aksi FKPPI di Tanjung Morawa kini bukan sekadar soal parkir, tetapi telah menjadi simbol kepedulian sosial.

Peran relawan FKPPI dinilai menjadi potret nyata kepedulian sosial sekaligus cerminan semangat gotong royong yang mulai langka di tengah padatnya aktivitas masyarakat perkotaan.(red)

Berita Terkait

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026, Bapas Kelas I Medan Laksanakan Tes Urine Pegawai, Seluruhnya Negatif Narkoba
Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif
Rutan Kelas I Medan Gelar Apel dan Razia Gabungan dalam Rangka Peringatan HBP ke-62 Tahun 2026
Suasana Penuh Kekeluargaan Warnai Halal Bi Halal IKAL SMAN 6 Medan, Zam Zam Jamilah Turut Hadir
Panen 100 Kg Pakcoy, Lapas Sibolga Dukung Ketahanan Pangan melalui Pembinaan Warga Binaan
Serap Aspirasi Warga, Imam Musanto Tinjau Rencana Hotmix Jalan di Situ Pitara Siwagandu

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:33 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Jumat, 10 April 2026 - 16:09 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Kamis, 9 April 2026 - 09:22 WIB

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026, Bapas Kelas I Medan Laksanakan Tes Urine Pegawai, Seluruhnya Negatif Narkoba

Rabu, 8 April 2026 - 23:20 WIB

Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

Minggu, 5 April 2026 - 14:57 WIB

Suasana Penuh Kekeluargaan Warnai Halal Bi Halal IKAL SMAN 6 Medan, Zam Zam Jamilah Turut Hadir

Jumat, 3 April 2026 - 05:35 WIB

Panen 100 Kg Pakcoy, Lapas Sibolga Dukung Ketahanan Pangan melalui Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:09 WIB

Serap Aspirasi Warga, Imam Musanto Tinjau Rencana Hotmix Jalan di Situ Pitara Siwagandu

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:47 WIB

Temu Kangen dan HBH IKAL SMPN X/XII Sukses, Mayjen Dody Triwinarto Pesan Laksanakan Terus HBH dan Tingkatkan Silaturahmi

Berita Terbaru