MEDAN
“Saya tinggal di jalanan, Bang. Tidur di emperan toko atau di mana saja. Sidikalang adalah tanah kelahiran saya. Sehari-hari saya mencari botot untuk makan.”
Ungkapan lirih itu disampaikan seorang pemulung barang bekas kepada Ketua OKK DPC GRIB Jaya Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu, Selasa (14/07/2026), saat menikmati makan siang gratis di Dapur Umum GRIB Jaya Medan.
Dengan hanya membawa karung goni berisi barang bekas, pria tersebut mengaku tidak memiliki tempat tinggal tetap dan menggantungkan hidup dari hasil memulung di jalanan Kota Medan.
Kisah itu menjadi potret nyata masih adanya warga yang harus berjuang keras demi bertahan hidup.
Bagi pemulung tersebut, sepiring makanan hangat bukan sekadar pengganjal lapar, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih ada kepedulian dan kasih sayang dari sesama manusia.
Program Dapur Umum Makan Bersama GRIB (MBG) terus berlangsung setiap hari kerja dan terbuka bagi siapa saja tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
Pengemudi ojek online, pemulung, pekerja harian, mahasiswa hingga masyarakat yang membutuhkan dapat menikmati hidangan secara gratis.
Keberlangsungan program sosial ini tidak terlepas dari dukungan Pembina DPC GRIB Jaya Kota Medan Ferdy Sanjaya Sembiring, Ketua DPC GRIB Jaya Medan Rudy Ginting, Sekretaris Drs. Thoyib Marbun, Bendahara Rio Siahaan, jajaran pengurus, serta para hamba Allah yang secara ikhlas menyisihkan rezekinya.
Di tengah kerasnya kehidupan, kisah pemulung asal Sidikalang tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam hal besar.
Terkadang, sepiring makanan hangat, sapaan yang tulus, dan perlakuan yang setara mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.(AVID)





















