MEDAN
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan serta evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik dan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (28/07).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh layanan kepada masyarakat dan warga binaan berjalan sesuai standar, mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan prima.
Rombongan meninjau secara langsung alur pelayanan kunjungan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Klinik Pratama, dapur, blok hunian, hingga berbagai program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang menjadi bagian dari proses pembinaan warga binaan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, memaparkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan, salah satunya Sistem Pengawasan Pimpinan (SIMWASPIM), sebuah platform digital yang mendukung pengawasan, monitoring, dan pengendalian layanan secara real time, efektif, dan akuntabel.
Inovasi tersebut menjadi wujud transformasi digital dalam mendukung tata kelola pemasyarakatan yang semakin modern dan responsif.
Rangkaian kunjungan berlangsung dengan lancar dan mendapat apresiasi atas komitmen Lapas Kelas I Medan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, pembinaan yang humanis, serta penguatan inovasi berbasis teknologi.
Melalui sinergi dan pengawasan berkelanjutan, Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen mewujudkan Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat, dengan menghadirkan layanan yang profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta warga binaan.(AVID)





















