Medan,
Ratusan Siswa-Siswi kelas XII dari SMA Nasrani 1, SMA Nasrani 2, SMA Nasrani 3 dan SMA Immanuel mengikuti Seminar Asesmen Minat dan Bakat yang digelar Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara-Aceh bekerja sama dengan people and Change (PnC) Consulting di Aula SMA Nasrani 1 Medan, Kamis (39/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-56 MPWK Sumut-Aceh itu bertujuan membekali para siswa-siswi agar lebih mengenali potensi diri, sehingga mampu menentukan pilihan pendidikan tinggi dan karir yang sesuai dengan minat serta bakat mereka.
Seminar ini bertujuan membantu para siswa mengenali potensi, minat, dan bakat mereka sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi maupun karier di masa depan.
Ketua Panitia HUT ke-56 MPKW Sumut-Aceh, Ir Bonar Sirait MSi dalam sambutannya mengatakan, asesmen minat dan bakat merupakan langkah penting agar siswa dapat memahami kemampuan diri sehingga tidak keliru dalam memilih jurusan maupun perguruan tinggi.
”Tes minat dan bakat menjadi kunci bagi peserta didik untuk mengetahui kemampuan serta cita-cita yang ingin dicapai. Hasilnya dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan masa depan,” ujarnya.
Sebelum seminar diawali ibadah singkat yang dipimpin Pdt Dr Rosiany Hutagalung SP MTh. Seminar menghadirkan Direktur People and Change Consulting Friyanka HD Sitorus S.Psi. Psikolog sebagai narasumber dengan materi “Pengembangan Diri Kelas XII: Mengenali Potensi Diri untuk Menyongsong Masa Depan”.
Dalam pemaparannya, Friyanka menegaskan bahwa setiap orang memiliki talenta yang merupakan anugerah Tuhan dan harus dikembangkan agar memberi manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ) semata, tetapi juga dipengaruhi kemampuan belajar, kemampuan beradaptasi, minat, motivasi, serta penguasaan soft skills.
”Semua orang memiliki potensi. Yang terpenting adalah mengenalinya, terus belajar, beradaptasi, dan memiliki ketekunan. Anak yang tekun akan lebih mudah meraih prestasi. IQ bukan satu-satunya penentu kesuksesan,” katanya.
Friyanka juga mengingatkan para siswa agar tidak terburu-buru menentukan pilihan studi. Menurutnya, keputusan tersebut sebaiknya didiskusikan dengan guru, orang tua, maupun pihak yang kompeten sehingga sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Ketua MPKW Sumut-Aceh Dr RE Nainggolan MM dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya mengenali potensi diri sebelum menentukan masa depan.
”Saya merasa sangat diberkati melalui seminar ini. Tidak semua anak memiliki kesempatan memperoleh pembelajaran seperti ini. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan baik dan bersyukur kepada Tuhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut RE Nainggolan juga membagikan pengalaman hidupnya. Ia mengisahkan bahwa setelah lulus SMA Balige sekitar 57 tahun lalu, dirinya sempat memilih jurusan yang tidak sesuai dengan minat sehingga mengalami tekanan dan akhirnya menghentikan kuliah.
Namun perjalanan hidup membawanya mengikuti seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dari lebih seribu peserta, hanya sekitar 60 orang yang diterima, termasuk dirinya. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi titik awal perjalanan karier hingga dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Bupati dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara.
Ia juga menceritakan pengalamannya saat mengikuti pendidikan di Lemhannas. Meski hasil psikotes sempat membuatnya merasa rendah diri, ia tetap berjuang hingga akhirnya berhasil masuk dalam 10 besar dari 120 peserta.
”Setiap orang memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing. Yang menentukan bukan hanya kemampuan, tetapi juga daya juang. Jangan berhenti di tengah jalan. Teruslah berusaha mengembangkan potensi yang Tuhan berikan,” pesannya kepada para siswa.
RE Nainggolan turut mengapresiasi People and Change Consulting yang bersedia memberikan seminar secara cuma-cuma sebagai bentuk kontribusi bagi dunia pendidikan Kristen. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain di bawah naungan MPKW Sumut-Aceh.
Menurutnya, setiap sekolah juga perlu memiliki keunggulan yang menjadi ciri khas agar semakin diminati masyarakat, baik di bidang seni, budaya, musik, maupun bidang lainnya.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, memiliki daya juang yang tinggi, serta bijak menentukan pilihan pendidikan agar dapat meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu Ketua PPNM Drs. Chandra Silalahi, M.Si mengatakan, melalui seminar ini, kami berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang minat dan bakat, tetapi semakin percaya diri mengenali potensi yang Tuhan anugerahkan. Dengan memahami kelebihan diri sejak dini, mereka akan lebih tepat dalam menentukan pilihan pendidikan dan mampu mempersiapkan masa depan yang sesuai dengan cita-cita.
Kegiatan seminar berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu membekali para siswa dalam mengenali potensi diri, sehingga mereka lebih mantap menentukan langkah menuju jenjang pendidikan dan karier yang sesuai dengan bakat serta minat masing-masing.
Turut hadir dalam acara itu Ketua PPNM Drs. Chandra Silalahi M.Si, Sekretaris Panitia Ir TM Napitupulu, Dra Veronika Sitanggang S.Psi, Jadi Pane SPd MM, Evalina Manullang, Bendahara PPNM Dra. Adelina Silaen M.Pd, Kepsek SMA Nasrani 1 br Sinambela, Kepsek SMA Nasrani 2 Saroha Sinaga, Kepsek SMA Nasrani 3, para guru dan lainnya. (F_01)





















