Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA
Personel Group 36 Contigency Response US Air Force yang bermarkas di Andersen Air Force Base (AAFB), Guam tepatnya di tengah lautan Samudera Pasifik antara Filipina dan Hawai melaksanakan pelatihan intelijen dengan TNI AU pada tanggal 18 s.d 22 Mei 2026 di Lanud Halim Jakarta Timur.

Personel 36th Tactical Adversory Squadron Intelligence, Guam terdiri dari 5 orang dipimpin oleh Gabriel C. Di Clementi dan personel dari TNI AU sebanyak 14 orang dari berbagai profesi yaitu penerbang pesawat tempur, penerbang intai, penerbang CN, Pasgat dan personel intelijen TNI AU melaksanakan pelatihan materi meliputi critical thinking technique, crafting effective intelligence assessment dan joint preparation intelligence operation environment (JPIOE).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk materi JPIOE adalah untuk mempersiapkan informasi intelijen sebelum operasi dilaksanakan.

Dalam melaksanakan operasi militer baik gabungan maupun mandiri membutuhkan informasi dan analisis intelijan yang tepat.

Informasi intelijen tersebut meliputi informasi yang lengkap dan akurat tentan lingkungan operasi dan musuh atau target operasi pelatihan tersebut.

Pelatihan tersebut bertujuan selain untuk meningkatkan kapasitas dan skill personel intelijen juga meningkatkan kerja sama antara TNI AU dan US Airforce mengingat Alpalhan TNI AU banyak berasal dari Amerika.

Salah satu peserta Latihan Letkol Sus Bisara Manurung, S.S., M.Sc menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tergolong singkat tetapi bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas personel intelijen dan untuk mempelajari doktrin intelijen Angkatan Udara Amerika dalam operasi.

Diharapkan dengan pelatihan tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM TNI AU karena intelijen sebagai ilmu dapat diterapkan dalam segala bidang mengingat intelijen menggunakan metode analisis berbasis data yang akurat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun
Perkuat Kepercayaan Publik, Bapas Palangka Raya Raih Predikat WBK
Demo di Kantor Mabes Polri Bermula Dari Brigadir Shinto Sembiring Suruh Korban Nangkap Maling, Korban Malah Dilaporkan Ke Polisi
HUT TNI ke-80 Tahun di Monas, PW GPA DKI ; Apresiasi Panglima TNI, Militer Sebagai Pilar Pertahanan dan Kemajuan Perekonomian Nasional
Samsuri Dideklarasikan Sebagai Capres 2029 oleh PCN, Gaungkan Semangat Persatuan dan Kepemimpinan Berbasis Pancasila
Aksi Jilid III KOLTIVNAS: Ultimatum untuk Kejaksaan Agung, TFA Harus Diperiksa Sekarang Juga!

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:04 WIB

Lapas Sibolga Terima Penghargaan Atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 Ombudsman RI

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:52 WIB

Lapas Sibolga Gandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga Gelar Penyuluhan Hanta Virus dan Skrining Kesehatan Warga Binaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:29 WIB

Pererat Sinergitas, Kepala KPLP Lapas Binjai Rudi Sembiring Sambut Hangat Kunjungan Wartawan di Sela Pantauan Blok Hunian

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:57 WIB

Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:04 WIB

Jembatan Bailey Diresmikan Pangdam I/BB, Harapan Baru bagi Mobilitas dan Ekonomi Warga Tarutung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

Askani dan Abd. Rahim Lubis Divonis Bebas, Tim Penasihat Hukum Apresiasi Majelis Hakim

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ratusan Buruh PT Sidojadi Mogok Kerja, SPSI Sergai Desak Pemenuhan Hak dan Perlindungan Pekerja

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:54 WIB

HOAKS! Tuduhan Kalapas Kelas I Medan Tak Bertaring dan KPLP Jadi Tameng WBP Alan Dinilai Fitnah Tanpa Bukti

Berita Terbaru